Politik

Dialog dengan Mahasiswa, Dasco: Aspirasi Akan Kami Teruskan

Jakarta, Bincang.id – Aksi demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (19/6/2026), berakhir dengan dialog langsung antara perwakilan mahasiswa dan pimpinan DPR RI. Pertemuan yang berlangsung hingga malam hari itu membahas sejumlah persoalan yang tengah menjadi sorotan publik, mulai dari kelangkaan BBM subsidi, kondisi ekonomi nasional, hingga evaluasi sejumlah kebijakan pemerintah.  

Massa aksi yang berasal dari berbagai kampus dan organisasi mahasiswa, di antaranya Universitas Trisakti, Universitas Mercu Buana, Universitas Esa Unggul, serta HMI MPO Badko DKI Jakarta-Jawa Barat, sebelumnya menggelar demonstrasi di depan kompleks parlemen sejak siang hari.  

Menjelang malam, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menemui langsung massa aksi setelah terlebih dahulu menerima perwakilan mahasiswa dalam audiensi tertutup di Ruang Abdul Muis, Kompleks Parlemen. Pertemuan tersebut juga dihadiri Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, serta Wakil Ketua Komisi III DPR RI Moh Rano Alfath.  

Dalam pertemuan itu, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan yang mereka sebut sebagai “Tritura Trisakti”. Tuntutan tersebut meliputi pemulihan kondisi ekonomi dan politik nasional, evaluasi pejabat serta program pemerintah yang dinilai bermasalah, hingga penegakan supremasi sipil dengan menolak sejumlah kebijakan yang dianggap tidak berpihak kepada masyarakat. Salah satu isu yang paling banyak disoroti adalah kelangkaan BBM subsidi yang dinilai berdampak langsung terhadap biaya hidup masyarakat.  

Menanggapi aspirasi tersebut, Dasco menyatakan DPR akan menindaklanjuti seluruh masukan yang disampaikan mahasiswa. Ia menegaskan bahwa DPR memiliki kewajiban untuk menjembatani suara publik kepada pemerintah.

“Seluruh aspirasi yang disampaikan mahasiswa akan kami teruskan kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti,” kata Dasco usai menerima perwakilan mahasiswa.  

Sementara itu, salah satu perwakilan mahasiswa Universitas Trisakti menyoroti persoalan BBM subsidi yang belakangan dikeluhkan masyarakat di berbagai daerah. Menurutnya, kelangkaan BBM tidak hanya berdampak pada sektor transportasi, tetapi juga berpotensi memicu kenaikan harga kebutuhan pokok akibat terganggunya distribusi barang.  

Usai dialog berlangsung, massa aksi secara bertahap membubarkan diri dengan tertib. Pantauan di lokasi menunjukkan arus lalu lintas di sekitar Jalan Gatot Subroto kembali normal setelah mahasiswa meninggalkan kawasan DPR sekitar pukul 20.00 WIB.  

Pertemuan tersebut menjadi salah satu momen langka ketika pimpinan DPR turun langsung menemui massa aksi di depan gerbang parlemen. Mahasiswa berharap hasil audiensi tidak berhenti sebagai seremonial semata, melainkan benar-benar ditindaklanjuti melalui langkah konkret pemerintah dalam menjawab persoalan ekonomi dan kebutuhan dasar masyarakat.  

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker